Produktif tidak selalu identik dengan orang kantoran atau orang dewasa yang bekerja, kamu yang masih menempuh pendidikanpun juga terpapar dengan istilah itu. Sering dibandingkan antara produktif dengan sibuk, persamaannya mungkin banyak kegiatan yang harus dikerjakan, yang paling membedakan adalah hasilnya.
Jika kata sibuk itu mencerminkan kegiatan yang super padat, kata produktif lebih melekat dengan hasil kerja yang dihasilkan. Lebih baik mana sibuk atau produktif? Jelas produktif! Bayangkan kamu mempunyai daftar kegiatan dalam sehari:
- Olahraga minimal 30 menit
- Membaca buku 10 halaman
- Belajar di sekolah
- Mengikuti online course
- Kerja kelompok dengan teman
- Mengikuti webinar
- Tilawah minimal 4 halaman
Bayangkan jika suatu pagi kamu dihadapkan dengan to do list atau daftar aktivitas seperti itu setiap hari. Antara kamu semangat di pagi hari atau di tengah hari kamu mulai demotivate karena ternyata ga semudah itu menyelesaikan semua aktivitas dengan lancar. Lantas apa kuncinya? Kuncinya pasti kita harus tau kemampuan kita dan kita harus bijak memilih memilah fokus aktivitas untuk diselesaikan.
Tidak semua kegiatan bisa selesai di 1 hari. Bisa jadi ada yang memerlukan 2 hari, 1 minggu atau bahkan sebulan. Tidak semua kegiatan juga akan kita kerjakan sendiri, ada kegiatan juga yang perlu melibatkan orang lain. Jika kamu tidak mengkategorikan dan mengevaluasi setiap hari, tentu hanya daftar saja tanpa eksekusi sampai selesai bukan?
Sudah saatnya teknologi membantu kamu untuk lebih produktif menyelesaikan banyak tugas, gunakan aplikasi productivity. Kamu bisa mencoba beberapa aplikasi productivity rekomendasi berikut:
- Any.do
- Microsoft To Do
- Google Task
- TickTick
- Todoist
Aplikasi di atas bisa kamu gunakan langsung dari smartphone-mu, unduh dari playstore atau appstore, bisa juga digunakan di laptopmu. Ketika kamu menjelajah aplikasi di atas, kamu akan mendapatkan lebih banyak lagi rekomendasi aplikasi, ratusan bahkan ribuan.
Ciri khas aplikasi productivity adalah menjagamu untuk tetap fokus pada pekerjaan dengan memilah memilih dan memberi target pada aktivitasmu. Tanpa target dan prioritas aktivitas, kamu hanya akan merasa lelah tanpa hasil yang signifikan. Setiap aplikasi akan membantumu untuk:
- Mengkategorikan kegiatan: kegiatan sekolah, pribadi, hobi, dst.
- Memberikan prioritas dan target kegiatan selesai
- Mengingatkan setiap aktivitas dengan alarm dan notifikasi
- Beberapa aplikasi bahkan memungkinkan kamu untuk berbagi daftar kegiatan bersama teman atau keluarga
Menyenangkan bukan? Untuk kamu yang mungkin bingung memilih aplikasi yang mana yang tepat. Mulailah dari yang sederhana, cukup menggunakan aplikasi notes atau catatan yang ada, buatlah dalam bentuk poin atau urutan aktivitas, kategorikan dan bagi-bagi di setiap hari. Salah satu yang membuat mengapa kita perlu menuliskan aktivitaskan adalah mengasah kita untuk tahu kemampuan, batasan, dan tujuan kita. Tertulis, tergambar, format visual tentu lebih memudahkan dibandingkan hanya diingat-ingat saja. Siap jadi lebih produktif?