Banyaknya genre dan aplikasi dalam bentuk mobile game dirilis sampai mengaburkan sudah berapa lama mobile game ini berevolusi menjadi sebuah cabang olah raga bernama e-sport. Sesuai namanya ada huruf “e” yang artinya electronic sport. Dengan berbagai pertimbangan, mobile game ketika memasuki ke ranah industri yang lebih profesional disebut dengan e-sport dan para pelakunya disebut dengan atlet, atlet e-sport. Ini yang menjadi nafas segar untuk berbagai kalangan yang menggeluti per-mobile gaming-an.
E-sport ini juga jadi fenomena besar yang diam-diam mengubah wajah teknologi dan hiburan di Indonesia. Bahkan di gelaran PON (Pekan Olah Raga Nasional) tahun 2021 lalu yang diselenggarakan di Papua, e-sport menjadi salah satu cabor atau cabang olah raga, Mobile gaming dan e-sport tidak hanya sekadar hobi atau hiburan semata, tapi telah berkembang menjadi industri dengan potensi ekonomi. Ini bukan sekadar tren sementara.
Popularitas Mobile Gaming di Indonesia
Indonesia dikenal sebagai negara dengan pengguna smartphone yang sangat aktif, dan ini telah menjadi pendorong utama di balik booming-nya industri mobile gaming. Aplikasi kategori game seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Free Fire mendominasi pasar Indonesia. Tidak hanya dimainkan sebagai hiburan biasa, game ini telah menciptakan komunitas yang loyal dan kompetitif. Dari yang stigma awal bahwa game adalah sebuah permainan pelepas penatnya rutinitas, sekarang justru bisa jadi profesi, bahkan atlet.
Ketersediaan koneksi internet yang semakin merata dan biaya berlangganan paket internet di perangkat mobile yang terjangkau membuat game mobile lebih mudah penetrasinya. Bukti keseriusannya, tidak tanggung-tanggung, banyak perlombaan bertema e-sport skala nasional dan internasional semakin banyak diadakan. Perlombaan ini memotivasi pemain untuk meningkatkan kemampuan mereka dan mengubah hobi menjadi profesi.
Faktanya, tidak hanya profesi sebagai profesional gamer atau atlet e-sport yang mendapatkan sorotan dan manfaat finansial, tapi juga content creator. Sekarang sudah tidak terhitung jumlahnya live streamer kategori gaming yang sering membagikan kegiatan live-nya saat bermain game. Alhasil content creator gaming ini juga termasuk mendapatkan ketenaran dan pendapatan melalui konten dan live streaming-nya melalui platform populer seperti YouTube dan Twitch.
E-Sport: Dari Sekadar Hobi Menjadi Profesi
Industri e-sport atau electornic sport, dalam hal ini adalah mobile gaming di Indonesia telah berkembang pesat dari sekadar kegiatan komunitas menjadi sektor profesional. Turnamen seperti:
- Piala Presiden E-Sports
- Pekan Olahraga Nasional (PON) cabang e-sport, dan
- kompetisi internasional lainnya
Ada juga yang perlombaannya sudah spesifik ke nama game tertentu:
- Mobile Legends Professional League (MPL)
- PUBG Mobile Pro League (PMPL)
- Free Fire Master League (FFML)
- Dota 2 Indonesia League
- Counter-Strike (CS) Indonesia Championship
- Valorant Champions Tour
- Tekken World Tour dan Liga Indonesia FIFA
- dan masih banyak lagi
Ini semua jadi bukti nyata yang membuka mata banyak orang terhadap potensi industri ini. Hadiah besar dan sponsorship dari perusahaan-perusahaan teknologi semakin menarik perhatian anak muda untuk terjun ke dunia e-sport. Jadi, tidak heran jika banyak yang berambisi menjadi professional gamer.
Tidak cuma professional gamer atau biasa disebut dengan pro player, muncul juga profesi baru pendukungnya: pelatih, analis, caster (komentator pertandingan), hingga content creator yang ini sudah menjadi kesatuan dalam ekosistem gaming. Bahkan beberapa sekolah dan universitas di Indonesia mulai memasukkan e-sport sebagai bagian dari kegiatan ekstrakurikuler atau program pelatihan khusus. Ini menunjukkan bahwa e-sport tidak hanya menjadi hiburan, tetapi jika diperlakukan secara serius dan profesional, sudah ada dan terbuka jalur karier yang valid dan menjanjikan.
Dampak E-Sport pada Teknologi dan Hiburan
Booming industri e-sport dan mobile gaming di Indonesia telah mendorong inovasi di sektor teknologi dan hiburan. Perusahaan-perusahaan teknologi, baik dari segmen hardware maupun software semakin fokus dalam mengembangkan produk-produknya yang mendukung aktivitas gaming. Di dunia gadget sekarang sudah lazim dengan istilah “spec gaming”, yaitu gadget yang spesifikasi memenuhi standar untuk bisa menjalankan permainan-permainan yang membutuhkan spesifikasi di atas rata-rata:
- jaringan internet yang cepat dan stabil
- refresh rate layar yang tinggi
- daya tahan baterai yang lama
- kombinasi RAM, ROM, GPU yang mumpuni
- jenis layar yang tajam dan durable
- audio yang memanjakan telinga
- konektivitas dengan berbagai perangkat wireless
Selain itu, industri hiburan tradisional juga ikut terdampak. Film, musik, dan acara TV kini berkolaborasi dengan industri gaming untuk menciptakan konten lintas platform. Contoh yang sudah terjadi adalah beberapa musisi dan influencer bekerja sama dengan game developer untuk merilis lagu atau item eksklusif berbayar di dalam game. Dengan kolaborasi seperti ini, batas antara hiburan konvensional dan digital semakin melebur, ujungnya karya mereka menghadirkan pengalaman yang lebih imersif bagi konsumen.
Peluang Masa Depan E-Sport
Melihat tren yang berkembang, masa depan e-sport dan industri gaming di Indonesia tampak sangat cerah. Dengan populasi generasi muda yang besar dan adopsi teknologi yang cepat, Indonesia memiliki peluang untuk menjadi pusat e-sport terbesar di Asia Tenggara. Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan teknologi, dan komunitas gaming dapat mendorong perkembangan lebih lanjut.
Regulasi juga menjadi aspek penting. Diperlukan kebijakan yang jelas dari pemerintah terkait e-sport, baik dalam bentuk perlindungan bagi atlet e-sport profesional maupun insentif bagi investor dan sponsor supaya industri ini benar-benar serius dan terregulasi. Dan yang pasti sangat menjadi sorotan dan tantangan adalah stigma negatif bahwa gaming hanya membuang waktu. Edukasi dan kampanye positif tentang manfaat gaming dan e-sport bagi karier dan pendidikan menjadi langkah penting yang harus dilakukan oleh semua pihak. Tapi perlu diingat, sama dengan profesi lainnya yaitu tidak semua orang bisa dan cocok. Butuh passion dan keingin tahuan yang tinggi. Bisa jadi cocok untuk kamu, bisa juga justru hal yang tidak sesuai dengan kamu.