Bicara soal impian atau cita-cita, seringnya orang hanya membatasinya soal hobi. Jika ditelaah, hobi adalah adalah hal yang menurut kita menarik dan dapat kita lakuka hingga lupa waktu. Singkatnya, hobi bisa berkembang sebatas kebiasaan jika tak dipelajari dan dianalisa. Akhirnya hobi pun tak dapat dijadikan bekal untuk masa depan.

Untuk dapat memetakan impian, kita perlu belajar mengenali diri sendiri. Kenal bukan sekadar menerima, tetapi juga mau memelajari karakter, ketertarikan, kelemahan, hingga tantangan yang sering dihadapi. Misalnya kita tertarik dengan dunia teknologi, tapi kita punya kendala soal gawai yang harusnya bisa mendukung ketertarikan kita. Dari situ kita akan menemukan tantangan, dan akhirnya terdorong untuk mencari solusi.

Jika kita terbiasa dengan siklus memetakan impian dengan mengenali diri, maka nantinya kita tidak akan bergerak sebagai pribadi yang mudah menyerah. Kita akan tahu betul alasan memilih sebuah langkah, sehingga tidak akan mudah goyah saat menemui tantangan.

Perlu dipahami bahwa memetakan impian bukanlah pekerjaan sebentar. Butuh waktu lama dan berbagai pengorbanan, sebab dalam prosesnya kita akan terus ditempa dengan berbagai kegagalan yang tak jarang mengguncang keyakinan diri. Siklus memetakan impian yang dijelaskan sebelumnya adalah salah satu strategi agar kita siap terhadap hal-hal yang akan menggoyahkan tekad.

Sebagai manusia yang punya hakikat tumbuh dan berkembang, kita akan melewati fase perpindahan di beberapa waktu. Mulai dari perpindahan tempat yang berpengaruh pada aktivitas, hingga perpindahan kesempatan belajar yang tentu saja akan mengubah pola hidup dan kebiasaan.

Tidak jarang, dinamika yang terjadi selama hidup akan mendorong kita untuk mengubah keinginan dan punya keinginan baru. Apakah ini sebuah kesalahan? Tentu saja tidak. Sama seperti prinsip belajar yang dapat mengubah seseorang, maka memetakan impian juga punya dinamika seiring cara kita mengenali diri yang tumbuh dan berkembang.

Salah satu cara agar tak mudah lelah dan berhenti dalam memetakan impian adalah terus percaya bahwa selama masih hidup, maka selama itu pula kita punya waktu dan kesempatan untuk memulai hal baru. Tak hanya itu, tak masalah juga jika ada kalanya kita memilih untuk berhenti sejenak dalam melakukan sesuatu.

Perjalanan mengenali diri untuk memetakan impian memang tidak selalu mudah, agar kita paham bahwa ternyata mewujudkan impian adalah langkah yang butuh perjuangan. Tidak selalu mudah, tapi bukan berarti tak dapat dikalahkan.

Share This

Share This

Share this post with your friends!