Pernahkah Anda berpikir, dari luasnya Bumi Allah, mengapa jazirah Arab terpilih menjadi tempat kelahiran Islam dan Rasul terakhir? Hal tersebut tentu saja tidak lepas dari takdir dan keputusan Allah. Namun, ada beberapa hikmah dan kemungkinan yang bisa dikulik dari hal tersebut.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa Islam lahir di jazirah Arab:

1. Jazirah Arab Adalah Bangsa yang Ummiy

Pada masa itu, bangsa arab adalah bangsa yang ummiy. Artinya, sebagian besar penduduk arab adalah orang-orang yang tidak membaca dan menulis. Berbeda dengan Persia, Romawi, atau India yang merupakan ahli kitab.

Bersamaan dengan itu, maka Nabi Muhammad pun diutus di tengah-tengah bangsa Arab sebagai orang yang ummiy. Meski begitu, Nabi Muhammad memiliki kecerdasan, kebijaksanaan, dan mampu menjadi imam para Nabi.

Dengan diutusnya Nabi Muhammad sebagai orang yang ummiy di tengah-tengah bangsa yang ummiy, maka ajaran Islam menjadi sesuatu yang murni. Jika Nabi Muhammad memiliki kemampuan membaca dan menulis sesuatu yang tertulis, maka orang-orang akan mengira kalau ajaran Islam merupakan ide yang datang dari hasil membaca.

2. Jazirah Arab Adalah Tempat Berkumpulnya Manusia

Adanya Baitullah Ka’bah di Makkah menjadikan banyak manusia berkumpul disana. Saat itu, banyak orang yang datang ke Jazirah Arab untuk berbagai keperluan. Sehingga, tempat ini menjadi tempat yang strategis untuk berdakwah dan ideal sebagai pusat persebaran ajaran Islam.

3. Bahasa Arab Adalah Bahasa yang Kaya

Dengan diturunkannya Islam di Jazirah Arab, maka penyebaran Islam di awal akan menggunakan bahasa Arab pula. Begitu pula dengan kalamullah atau wahyu yang diturunkan. Bahasa Arab sendiri merupakan bahasa yang kaya dan memiliki keistimewaan. Sehingga, kalamullah bisa lebih tepat disampaikan menggunakan bahasa Arab.

4. Jazirah Arab Tidak Memiliki Agama Persatuan

Berbeda dengan tempat lain, jazirah Arab di masa itu tidak memiliki agama persatuan. Ada banyak penyembahan dan tata cara ibadah yang berbeda satu sama lain. Sehingga, Islam akan lebih mudah diterima dan dikenal di tempat ini.

5. Bangsa Arab Memiliki Fanatisme Kesukuan

Bangsa Arab dikenal sebagai bangsa yang memiliki fanatisme kesukuan yang kuat. Bani Hasyim, yang merupakan keluarga Nabi, termasuk salah satu keluarga terpandang di Makkah dan memiliki fanatisme kesukuan yang kuat. Hal ini juga menjadi pendukung dakwah Nabi Muhammad dalam menyebarkan Islam.

6. Jauh Dari Kehidupan Kota

Setelah memulai dakwah di Makkah, Nabi Muhammad melanjutkan dakwah di Madinah. Madinah sendiri merupakan sebuah desa pedalaman yang masih asri. Lingkungan Madinah masih jauh dari pengaruh ibukota. Baik dari pergaulan, pemikiran, dan berbagai hal lainnya. Sehingga, membangun dakwah dari tempat ini merupakan satu keputusan yang tepat.

7. Bangsa Arab Memiliki Perawakan Tubuh Pertengahan

Salah satu keunggulan yang dimiliki bangsa Arab adalah perawakan tubuhnya yang termasuk perawakan pertengahan. Selain perawakan tubuhnya, warna kulit, akhlak, dan juga agama kepercayaan orang-orang Arab juga termasuk pertengahan dibandingkan dengan bangsa lainnya. Dengan begitu, orang lain atau umat dari bangsa selain Arab bisa tetap menerima dakwah dengan lebih mudah.

Itulah tujuh hal yang menjadi alasan mengapa Islam lahir di Jazirah Arab. Selain alasan tersebut, tentu saja masih banyak alasan lainnya. Baik yang diketahui manusia, belum diketahui manusia, hingga alasan yang hanya diketahui oleh Allah. Wallahua’lam.

Share This

Share This

Share this post with your friends!