Siswa kelas 8 SMP Islam (SMPI) Al Hasanah melaksanakan studi wisata ke-8 pada 13 Januari 2022.
BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Kepahiang menjadi tempat tujuan utama dalam kegiatan ini. Di sana para siswa melihat langsung bagaimana pengukuran kecepatan udara, pengukuran gempa bumi, dan tsunami dapat terjadi. Mereka juga menyaksikan bagaimana alat-alat bekerja dan bagaimana data-data tersebut diolah. Pengalaman belajar langsung seperti ini tidak dapat diperoleh bila hanya mengandalkan pelajaran klasikal. Sehingga, penggabungan antara teori yang diperoleh di sekolah dan pengalaman di lapangan dapat memberikan pengetahuan yang lebih utuh kepada siswa.
Tujuan peserta studi wisata selanjutnya adalah D’syandana 88. Di lokasi ini seluruh peserta menikmati wisata taman bunga yang indah dan kesegaran udara kota Curup. Setelah itu rombongan makan bersama guru dan siswa di Tebing suban. Ini merupakan salah satu adab makan sesuai dengan yang ditunjukkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam, “Berkumpullah kalian ketika makan dan sebutlah nama Allah Subhanahu Wa Ta’ala padanya, maka makanan kalian akan diberkahi.” Setelah makan bersama peserta studi wisata pulang ke kota Bengkulu yang diisi dengan dzikir sore Almatsurat.
Program tahunan SMPI Al Hasanah ini menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya mengajarkan siswa mengenai ilmu dunia saja, tetapi juga mendidik hal yang lebih penting yaitu mengenai tata cara beribadah ketika berada di dalam perjalanan. Setelah melaksanakan Shalat Dhuha rombongan bersiap untuk melakukan perjalanan menuju Kepahiang. Sebelum naik ke kendaraan, siswa berbaris dan membaca doa dan dilanjutkan dengan membaca zikir Almatsurat saat berada di dalam bus.
Ketika di dalam perjalanan siswa juga belajar bagaimana tata cara jamak dan qasar shalat saat sedang berada di dalam perjalanan. Hal ini tentu menjadi pembelajaran yang sangat bermanfaat bagi siswa. Mereka tidak hanya mempelajari teori tapi langsung mempraktikkan ibadah tersebut. Melalui kegiatan ini diharapkan di kemudian hari siswa dapat terus mengamalkan ibadah-ibadah harian meskipun sedang dalam perjalanan.
Melalui kegiatan ini diharapkan ukhuwah islamiyah antara guru dan murid semakin erat. Bagi siswa, studi wisata selain memiliki kesan menarik, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan minat belajar, menambah wawasan dan meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan.



