Kami pernah mendengar pesan tapi lupa siapa yang menyebutkan. Semoga dia yang berpesan mendapatkan pahala yang mengalir atas apa yang disampaikan dan dibacakan. Pesan tersebut berbunyi seperti ini.

“JIka ingin memperbaiki hidup dan bingung mau mulai dari mana, mulailah dari memperbaiki shalat”

Memperbaiki hidup dimulai dari memperbaiki shalat? Apa pula kaitannya?

Mungkin kita bertanya-tanya dengan pertanyaan tadi. Tapi tak sadarkah kita, atas pertanyaan yang disebutkan, seolah-olah shalat tidak melekat dalam hidup kita? Kita shalat minimal 5 kali dalam sehari. Tapi secara tak sadar, shalat menjauhkan kita dari perbaikan kehidupan.

Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar.
(QS. Al ‘Ankabut: 45)

Kita tentu tidak asing lagi dengan pesan bahwa shalat itu mencegah dari keji dan mungkar. Tapi nyatanya, kita masih saja terjebak dan terbiasa dengan perbuatan keji dan mungkar. Lantas bagaimana? Apakah yang salah adalah perintah Allah? Apakah shalat tidak benar-benar bisa mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar? Maka benarlah pesan tadi. Jika ingin memperbaiki hidup, maka mulailah dengan memperbaiki shalat.

Shalat sesungguhnya adalah miniatur dari kehidupan kita. Tak sadarkah kita bahwa shalat wajib yang diatur dalam sehari semalam sebanyak 5 kali adalah cara Allah mengajarkan kita manajemen waktu? Tapi sebagai hamba, kita tidak benar-benar memahami ilmu manajemen dasar yang Allah selipkan dalam shalat. Buktinya apa?

Shalat Subuh kesiangan.

Shalat Dzuhur mepet azan Ashar.

Shalat Ashar setelah pulang dari sekolah atau kerja.

Shalat Maghrib kelewatan karena di jalan.

Shalat Isya udah kelelahan.

Sebagian dari kita bisa jadi terjebak dalam pola tadi. Tapi semoga saja kita bisa terbebas dari jebakan tadi. Secepatnya kita harus paham dengan ilmu manajemen yang Allah berikan.

Lantas bagaimana caranya memperbaiki hidup dengan shalat? Sederhana saja. Coba perbaiki shalat kita. Apa yang bisa dilakukan?

  • Membiasakan shalat tepat waktu
  • Shalat berjamaah di masjid bagi yang laki-laki
  • Pelan-pelan dalam melaksanakan shalat
  • Memahami arti bacaan shalat
  • Memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan berdoa sebelum dan sesudah shalat

Kelak jika kita sudah terbiasa rapi dalam melaksanakan shalat dari A sampai Z, semoga Allah memantaskan diri kita atas perbaikan dalam hidup.

Tentu membaca artikel singkat ini tidak bisa memastikan kita sudah rapi dalam memperbaiki shalat. Langkah kongkritnya adalah, belajar lagi tentang shalat. Tanyakan saja pada diri sendiri. Dari sekian banyak buku yang sudah kita baca, adakah buku shalat kita baca sampai habis? Dari sekian banyak video yang kita tonton di Youtube, adalah video yang kita tonton tentang tuntunan shalat? Dari sekian banyak seminar yang pernah ikuti, adakah kajian tentang shalat pernah kita datangi? Jika jawabannya belum, maka wajar saja hidup kita masih berantakan.

Mari perbaiki kehidupan dengan memperbaiki shalat.

Share This

Share This

Share this post with your friends!